Berita

Dankormar Pastikan Lettu Eko Tewas Bunuh Diri, Saksi Dengar Letusan Senjata Sekali

18
×

Dankormar Pastikan Lettu Eko Tewas Bunuh Diri, Saksi Dengar Letusan Senjata Sekali

Sebarkan artikel ini
Dankormar Pastikan Lettu Eko Tewas Bunuh Diri, Saksi Dengar Letusan Senjata Sekali

JAKARTA – Dankormar Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi melakukan konfirmasi Prajurit TNI AL Lettu (Mar) Eko Damara tewas akibat bunuh diri . Kesimpulan ini diperkuat dengan adanya saksi.

Endi menjelaskan, pada Hari Sabtu 27 April 2024, Lettu Laut Eko datang ke ruangan kesehatan, juga memerintahkan Prada (Mar) Hasan kemudian Pratu (Mar) Agus yang digunakan berada dalam tempat yang disebutkan untuk keluar.

“Jadi di pada tuh telah ada orang, akibat ruangan yang dimaksud akan dibersihkan Lettu Eko. Kemudian, hanya saja sekitar 2 menit, Prada (Mar) Hasan dan juga Pratu (Mar) Agus mengundurkan diri dari dari ruang kesehatan,” katanya pada konferensi pers pada Mako Marinir, Ibukota dikutip, Kamis (24/5/2024).

Kemudian pada waktu Prada (Mar) Danu hendak memasuki ruang kesehatan, ternyata ruangan pada keadaan terkunci sehingga Prada (Mar) Danu pun meninggalkan ruangan tersebut.

Namun, tak berapa lama terdengar pernyataan letusan senjata satu kali dari di ruangan kesehatan. Endi menjelaskan, Serda (Mar) Bagus pun mencoba mengawasi dari jendela, akibat pintunya dikunci.

“Mencoba mengawasi dari jendela, kemudian mengamati Lettu Eko telah pada keadaan bersimbah darah dengan kedudukan tubuh bersandar pada dinding ruangan,” ucapnya.

Untuk diketahui, Lettu Eko bunuh diri dalam Yahukimo, Papua Pegunungan, beberapa waktu lalu. Lilitan utang sebesar Rp819 jt diduga berubah menjadi pemicu Lettu Eko nekat mengakhiri hidup.

“Utang almarhum cukup lumayan di sini, ada rekam jejak dari teman-temannya waktu pada kedokteran sesama dokter ada 2, teman-teman satgas juga ada, dari bank ada. Artinya beliau tidak ada sanggup mengembalikan. Akhirnya uang itu tak berbentuk barang, sebab dalam satgas pun bukan membeli apa-apa, keluarganya pun tiada membeli apa-apa,” ujar Endi.

“Digunakan untuk judi online, harapannya tugas pada sana bisa jadi mengatasi uang ternyata tidak, waktu semakin habis, sehingga mengambil langkah seperti ini. Utang pada tempat operasi ada Rp177.324.400, ada Rp641.702.638. Total keseluruhan utang almarhum Rp819.027.038,” katanya.

Artikel ini disadur dari Dankormar Pastikan Lettu Eko Tewas Bunuh Diri, Saksi Dengar Letusan Senjata Sekali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *