Internasional

Jampidsus Diduga Dimata-matai Oknum Densus 88, Arteria Dahlan: Sangat Memprihatinkan

20
×

Jampidsus Diduga Dimata-matai Oknum Densus 88, Arteria Dahlan: Sangat Memprihatinkan

Sebarkan artikel ini
Jampidsus Diduga Dimata-matai Oknum Densus 88, Arteria Dahlan: Sangat Memprihatinkan

JAKARTA – Politikus PDIP Arteria Dahlan mengaku prihatin mendengar perkembangan Jaksa Agung Muda Lingkup Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang dimaksud diduga dimata-matai oknum anggota Densus 88 Antiteror Polri. Sejauh ini, Arteria baru mengetahui kejadian yang dimaksud dari pemberitaan ke media massa.

“Ya saya sudah ada mendengar dari teman-teman media, tapi official dari Kejaksaan Agung saya juga belum juga official dari teman-teman ke Mabes Polri juga belum. Seandainya itu benar terjadi, ini sangat memprihatinkan,” ujar Arteria di dalam Beach City Internasional Stadium Ancol, Ibukota Utara, Akhir Pekan (26/5/2024).

Dia memohonkan semua pihak pada insiden ini agar menahan diri juga mampu bekerja secara profesional. Dia menerangkan, DPR menciptakan undang-undang sesuai dengan porsi setiap lembaga.

“Kami buat UU Polri, buat UU Kejaksaan dengan penuh khidmat, penuh kecermatan untuk mendirikan penguatan sistem kemudian lembaga baik itu Polri maupun kejaksaan,” sambungnya.

Anggota Komisi III DPR itu juga akan mengantisipasi pernyataan resmi dari lembaga yang dimaksud bersangkutan. Jika kejadian itu benar adanya, harus disikapi secara kritis sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi tersebut.

“Institusi telah sangat matang ya Polri maupun Kejaksaan. Kita tunggu semata mudah-mudahan mereka itu mampu menyelesaikan segala sesuatunya dengan baik, arif, juga bijaksana,” katanya.

Dia menerangkan, Awal Minggu (27/5/2024) besok Komisi III DPR akan mengatur rapat internal. Nantinya, apabila ada program raker bersatu kejaksaan ataupun Polri, kesulitan yang dimaksud pastinya akan ditanyakan oleh lembaga tersebut.

“Besok itu internal meeting Komisi III. Mungkin semata pada ketika reuni raker dengan kejaksaan dengan kepolisian saya pikir itu suatu isu yang dimaksud tiada mungkin saja untuk bukan ditanyakan, justru kalau kami tak menanyakan nanti rakyat akan bertanya-tanya ada apa dengan polisi,” tuturnya.

Sebagai informasi, Jampidsus Kejagung sedang menangani perkara dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah ke wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022. Kejagung sudah pernah menetapkan 21 dituduh di perkara yang disebutkan dengan kerugian perekonomian negara mencapai Rp271 triliun.

Artikel ini disadur dari Jampidsus Diduga Dimata-matai Oknum Densus 88, Arteria Dahlan: Sangat Memprihatinkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *