Kesehatan

Dokter: Anak dengan alergi susu sapi tak boleh diberi susu kambing

18
×

Dokter: Anak dengan alergi susu sapi tak boleh diberi susu kambing

Sebarkan artikel ini
Dokter: Anak dengan alergi susu sapi tak boleh diberi susu kambing

Ibukota Indonesia – Dokter spesialis anak konselor alergi imunologi Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, SpA(K) menyampaikan bahwa anak yang dimaksud sudah didiagnosis alergi susu sapi tidak boleh diberi susu kambing maupun produk-produk turunannya.

"Protein susu kambing mirip susunannya dengan susu sapi, jadi kita tiada boleh menggantinya lalu memberikan itu pada anak dengan alergi susu sapi," katanya dalam acara diskusi via daring di Jakarta, Selasa.

"Kalau anak sudah ada didiagnosis terkena alergi susu sapi, maka susu kambing serta turunannya tak dapat menggantikan," kata dokter lulusan Fakultas Medis Universitas Padjajaran itu.

Dia menyatakan bahwa anak dengan alergi susu sapi juga bukan boleh diberi produk-produk turunan dari susu sapi maupun susu kambing.

Menurut dia, susu kedelai lebih banyak aman diberikan terhadap anak dengan alergi susu sapi.

Budi menjelaskan, alergi susu sapi berlangsung sebab sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap protein di susu sapi. Kondisi ini dapat mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan, serta kesegaran anak.

Alergi susu sapi merupakan alergi makanan yang tersebut paling umum ditemukan pada awal masa kanak-kanak, dengan nomor kejadian dua sampai tiga persen pada tahun pertama kehidupan.

Informasi Ikatan Dokter Anak Tanah Air (IDAI) tahun 2014 menunjukkan, prevalensi alergi susu sapi pada anak Nusantara berkisar dua sampai 7,5 persen.

"Penanganan cepat juga tepat sangat penting dijalankan untuk menjaga dari terjadinya dampak jangka panjang alergi susu sapi kemudian menegaskan perkembangan juga perkembangan anak tiada terganggu," kata Budi.

Dia menganjurkan para khalayak tua cermat di mengenali gejala alergi susu sapi pada anak, utamanya diare, lalu segera berkonsultasi dengan dokter bila mencurigai anak mengalami gejala alergi agar anak mampu cepat mendapat penanganan yang tersebut dibutuhkan.

"Tata laksana dan juga langkah penting lain yang dimaksud harus direalisasikan oleh khalayak tua adalah menghilangkan susu sapi dari diet anak, mencari sumber nutrisi alternatif yang miliki komposisi zat gizi makro seperti karbohidrat, protein, lalu lemak, dan juga zat gizi mikro seperti vitamin juga mineral yang dimaksud dibutuhkan di fase perkembangan anak," ia menjelaskan.

Selain itu, menurut dia, khalayak tua mesti cermat membaca label hasil makanan untuk meyakinkan makanan anak tak mengandung susu sapi dan juga rutin memantau peningkatan anak.

Artikel ini disadur dari Dokter: Anak dengan alergi susu sapi tak boleh diberi susu kambing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *