Kesehatan

Dokter: Perlu asesmen penumpang pesawat yang miliki riwayat jantung

17
×

Dokter: Perlu asesmen penumpang pesawat yang miliki riwayat jantung

Sebarkan artikel ini
Dokter: Perlu asesmen penumpang pesawat yang digunakan miliki riwayat jantung

DKI Jakarta – Dokter spesialis kedokteran penerbangan dr Syougie Sp.KP dari Rumah Sakit Universitas Indonesia, mengemukakan pengidap penyakit jantung koroner dapat terbang dengan aman sebagai penumpang pesawat, namun penting mengambil tindakan asesmen yang digunakan diperlukan secara medis.

 
"Penumpang yang tersebut telah lama menjalani operasi jantung, kenapa baru boleh terbang kalau telah selesai operasi lebih banyak dari 10 hari? Karena pada waktu di dalam melawan (ketinggian pesawat), udara akan mengembang lalu itu berbahaya bagi jantungnya," kata Syougie  pada seminar daring yang mana disertai di dalam Jakarta, Selasa.

 

Syougie mengatakan penerbangan udara bukanlah status yang ideal bagi sirkulasi tubuh. Karena dampak dari tekanan lalu konsentrasi oksigen yang mana turun (hipoksia), suhu kemudian kelembaban udara rendah dan juga ruang gerak terbatas.

Tekanan oksigen yang berkurang di kabin pesawat dapat menyebabkan ekspansi udara sehingga memperburuk kondisi jantung yang mana baru dioperasi kurang dari 10 hari.

Dehidrasi pada ketinggian tinggi dikatakan Syougie dapat mempengaruhi tekanan darah, memperburuk status jantung seperti gagal jantung, penyakit arteri koroner (CAD), atau aritmia. Stres dari kecemasan perjalanan atau turbulensi juga dapat memperburuk hipertensi atau CAD.

Karena itu, konsultasikan dengan penyedia layanan kesejahteraan sebelum terbang (pre-flight consultation) untuk memandang stabilitas kondisi tubuh juga diskusikan setiap rekomendasi pra-penerbangan dengan tujuan mempersiapkan calon penumpang menghadapi perjalanan udara.

"Untuk persiapan penerbangan, dokter spesialis kedokteran penerbangan biasanya membutuhkan data terkait tipe serta durasi perjalanannya berapa lama, tujuan ke mana, atau kami nanti dapat mengamati terkait keinginan khusus seperti apakah memerlukan kursi roda, oksigen, atau diet makanan yang khusus," kata Syougie.

Artikel ini disadur dari Dokter: Perlu asesmen penumpang pesawat yang miliki riwayat jantung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *