Kesehatan

IDAI rekomendasikan anak sejumlah konsumsi buah ketika polusi udara tinggi

10
×

IDAI rekomendasikan anak sejumlah konsumsi buah ketika polusi udara tinggi

Sebarkan artikel ini
IDAI rekomendasikan anak banyak konsumsi buah ketika polusi udara tinggi

Ibukota Indonesia – Ikatan Dokter Anak Indonesi (IDAI) merekomendasikan agar khalayak tua memberikan banyak buah-buahan kaya akan air pada anak di perkotaan yang digunakan mengalami polusi udara tinggi.

“Makanan yang tersebut direkomendasikan adalah makanan yang dimaksud bisa jadi meningkatkan daya tahan tubuh teristimewa pertahanan tubuh, mukosa atau saluran lendir yang tersebut ada dalam saluran pernapasan oleh sebab itu yang digunakan paling berhubungan dengan polusi udara adalah saluran lendir pada saluran pernapasan itu,” kata Dokter Spesialis Penyakit Tropik Anak IDAI DR. Dr. Ari Prayitno, Sp.A (K) ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Menanggapi tingginya polusi udara di dalam Ibukota Indonesia beberapa waktu belakangan ini, Ketua Area Organisasi Pengurus Pusat IDAI itu menyatakan buah yang dimaksud mengandung sejumlah air seperti semangka kemudian jeruk sangat bagus untuk memenuhi keperluan mikronutrien anak-anak.

Selain itu, buah-buahan yang disebutkan juga dapat membantu selaput lendir yang tersebut dimiliki anak bekerja dengan lebih lanjut optimal.

“Kalau dapat (buahnya) jangan dikasih yang digunakan berbentuk obat, tapi makanan dan juga minuman yang baik,” katanya.

Pencemaran menyebabkan udara di dalam DKI Jakarta cukup kering, sehingga Ari juga merekomendasikan agar anak diberikan sejumlah air putih yang tersebut segar sehingga bukan mengalami dehidrasi atau gangguan mental keseimbangan lainnya.

Ari melanjutkan dikarenakan polusi udara bertepatan dengan masa anak libur sekolah, khalayak tua diimbau untuk lebih lanjut cermat terhadap waktu dimana polusi menjadi semakin tinggi. Misalnya, sewaktu siang hari ketika pabrik pada Ibukota Indonesia serta sekitarnya sedang beraktivitas atau berikutnya lalang kendaraan bermotor yang dimaksud banyak lalu menghasilkan kembali gas beracun.

“Anak itu harus dipaparkan dengan udara bersih semaksimal kemungkinan besar yang digunakan bisa jadi kita lakukan. Kita tahu bahwa tingkat polusi juga tingkat kesegaran yang mana ada sepanjang hari pun berbeda, pagi sampai waktu malam itu berbeda,” ucap Ari.

Jika keluarga miliki kesempatan untuk singgah ke tempat lain, disarankan agar anak-anak dibawa ke tempat yang banyak mempunyai flora atau pepohonan rindang guna meminimalkan masuknya partikel-partikel berbahaya akibat polusi.

Kemudian, ia menyatakan akan lebih tinggi baik lagi bila anak mengenakan masker saat berada ke luar ruangan kemudian membatasi gerak anak di luar ruangan apabila tak mempunyai rencana yang mana mendesak.

“Terutama yang digunakan miliki anak dengan penyakit penyerta, itu harus lebih lanjut hati-hati lagi. Bila penting gunakan masker, masker itu padahal bukan 100 persen menyaring, tapi sanggup menghurangi tingkat polusi yang mana terhirup,” ujar dia.

Laman IQ Air yang digunakan diperbarui Rabu pada pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat menyatakan bahwa tingkat polusi udara di Ibukota Indonesia tercatat masuk di kategori sedang.

IQ Air mencatat indeks polusi udara Ibukota berada pada poin 73 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 21 mikrogram per meter kubik serta bilangan bulat ini menunjukkan 4,2 kali tambahan besar nilai panduan kualitas udara tahunan Badan Kesejahteraan Planet (WHO).

Standard udara pada Jakarta sempat menempati tempat kedua sebagai kota dengan kualitas udara terburuk dengan hitungan 156 menurut IQ Air yang digunakan masuk ke kategori tak sehat.

 

Artikel ini disadur dari IDAI rekomendasikan anak banyak konsumsi buah saat polusi udara tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *