Ekonomi Bisnis

Indonesia-Australia bahas pengembangan SDM lapangan usaha semikonduktor

12
×

Indonesia-Australia bahas pengembangan SDM lapangan usaha semikonduktor

Sebarkan artikel ini
Indonesia-Australia bahas pengembangan SDM lapangan bisnis semikonduktor

Ibukota Indonesia – Menteri Koordinator Sektor Perekonomian Airlangga Hartarto mendiskusikan beraneka prospek kerja identik sektor ekonomi dengan Duta Bisnis Australia untuk Nusantara Jennifer Westacott, salah satunya peningkatan kapasitas Narasumber Daya Manusia (SDM) Negara Indonesia untuk pengembangan sektor semikonduktor.

“Indonesia membuka kesempatan kerja sejenis bilateral, teristimewa untuk mempersiapkan SDM untuk bidang semikonduktor,” ucap Airlangga Hartarto pada keterangannya di Jakarta, Kamis.

Rencana ini, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi bagian dari dukungan Technical and Further Education (TAFE) atau lembaga pendidikan vokasi dari pemerintah Australia.

Ia memaparkan bahwa keduanya juga membicarakan beraneka potensi kolaborasi pada sektor energi dan juga mineral, yakni pengembangan Carbon Capture Storage (CCS), proses transisi lalu transmisi energi, praktik pertambangan ramah lingkungan, green coal technology, serta blue ammonia.

Selain itu, dibahas pula mengenai kemungkinan kerja mirip pada sektor informatika, pertanian, pendidikan, dan juga kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan perhatian pemerintah Indonesi untuk dapat segera menyelesaikan regulasi mengenai CCS guna menggalakkan kerja serupa yang tersebut lebih tinggi intensif antara kedua negara.

Pihaknya juga menekankan pentingnya keberlanjutan dari beragam komitmen kerja sejenis low-hanging fruits, salah satunya terkait kerja serupa produk-produk susu dan juga olahannya, juga ternak unggas.

Ia pun berharap bahwa hubungan bilateral antara Nusantara kemudian Australia akan terus berlangsung erat untuk menggalang juga menyukseskan transisi pemerintahan baru pada Oktober mendatang.

Sementara itu, Westacott menyambut baik berubah-ubah prospek kolaborasi kedua negara lalu menawarkan kerja sebanding joint venture semikonduktor, khususnya pada lini sektor packaging.

“Kunjungan ini bertujuan mendiskusikan beraneka prospek kerja sejenis Negara Indonesia dan juga Australia yakni di dalam antaranya pada sektor pertanian, pendidikan, transisi energi, dan juga bidang kesehatan,” ujarnya.
 

Artikel ini disadur dari Indonesia-Australia bahas pengembangan SDM industri semikonduktor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *