Ekonomi Bisnis

Pemkot Surabaya beri ruang untuk komunitas kenalkan Pusat Kota Lama

15
×

Pemkot Surabaya beri ruang untuk komunitas kenalkan Pusat Kota Lama

Sebarkan artikel ini
Pemkot Surabaya beri ruang untuk komunitas kenalkan Pusat Pusat Kota Lama

Kami mempersilakan Daerah Perkotaan Lama dipakai sebagai tempat berkumpul komunitas sehingga kawasan ini sanggup padat serta melakukan aksi dikenal penduduk luas

Surabaya – otoritas Perkotaan (Pemkot) Surabaya melibatkan seluruh komunitas pada wilayah setempat mengambil bagian ambil bagian memperkenalkan keberadaan kawasan wisata Daerah Perkotaan Lama sehingga bisa saja lebih besar dikenal oleh warga luas.

"Kami mempersilakan Daerah Perkotaan Lama dipakai sebagai tempat berkumpul komunitas sehingga kawasan ini bisa jadi sibuk lalu bergerak dikenal rakyat luas," kata Wali Daerah Perkotaan Surabaya Eri Cahyadi pasca soft launching Daerah Perkotaan Lama pada depan Gedung Internatio, Jalan Rajawali, Kamis.

Eri menyampaikan Daerah Perkotaan Lama yang tersebut terbagi menjadi tiga zona, yakni Eropa, Pecinan, dan juga Arab mempunyai berbagai prospek wisata sejarah lalu kepahlawanan yang digunakan mampu dikembangkan.

Pemkot menyadari upaya yang dimaksud tidaklah dapat belaka mengandalkan peran internal, namun butuh keterlibatan para komunitas.

"Di di lokasi ini ada mobil yang digunakan ditumpangi Mallaby yang digunakan tewas dalam Surabaya dengan perjuangan arek-arek Suroboyo," ujarnya.

Di samping itu, Wali Pusat Kota Surabaya juga menyatakan Pusat Kota Lama menjadi ruang berekspresi juga mengembangkan bakat bagi para anak muda setempat.

Pemkot siap memperbanyak acara yang mana ditujukan bagi pemuda, seperti kompetisi e-sport, tari, hingga dj.

"Alhamdulillah bagaimanapun juga belum grand launching tetapi masyarakat sudah ada banyak yang tersebut datang menikmati suasana dalam sini," ucap dia.

Sementara terkait aspek perekonomian, Eri memaparkan beberapa ruas jalan di kawasan Perkotaan Lama telah ditetapkan sebagai tempat wisata kuliner yang digunakan para pedagang-nya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan juga menengah (UMKM).

"Kami menggerakkan ada kopi nusantara, nanti ditaruh pada Jalan Karet. Jadi sepanjang tempat itu ada kopi-kopian," kata Eri Cahyadi.

Cak Eri, sapaan akrabnya menambahkan beberapa prasarana tur keliling telah disiapkan juga mulai beroperasi pada waktu peresmian Daerah Perkotaan Lama, pada 3 Juli 2024.

"Tahap selanjutnya menghubungkan dengan Kya-Kya, Jalan KH Mas Mansyur, Kampung Arab. Kami melakukan perbaikan dalam sana, selesai dalam di lokasi ini (Zona Eropa)," ucap Wali Pusat Kota Surabaya Eri Cahyadi.

 

Artikel ini disadur dari Pemkot Surabaya beri ruang kepada komunitas kenalkan Kota Lama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *