Kesehatan

Jangan Salah, Hal ini Perbedaan Sunscreen juga Sunblock

17
×

Jangan Salah, Hal ini Perbedaan Sunscreen juga Sunblock

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Sinar matahari adalah sumber kehidupan, namun paparan sinar ultraviolet (sinar UV ) dari matahari dapat menyebabkan kehancuran pada kulit. Dalam upaya melindungi lapisan kulit dari efek buruk sinar matahari, sejumlah barang yang mana tersedia ke pasaran, seperti sunscreen serta sunblock.

Perbedaan Antara Sunscreen lalu Sunblock

Meski rutin digunakan secara bergantian, sunscreen serta sunblock miliki perbedaan di cara melindungi epidermis dari sinar matahari. Sunscreen bekerja dengan menerima sinar UV dan juga mengonversinya berubah jadi panas, sesudah itu melepaskannya dari kulit.

Sebaliknya, sunblock bekerja dengan memberikan lapisan fisik pada epidermis yang memantulkan sinar UV. Dengan kata lain, sunscreen “menyaring” sinar matahari, sedangkan sunblock “memantulkan” sinarnya.

Dilansir dari Health, kebanyakan sunscreen cuma melindungi dari UVB (Ultraviolet B) serta sebagian UVA (Ultraviolet A) rays, sedangkan sunblock memberikan proteksi lebih lanjut baik oleh sebab itu melibatkan senyawa mineral seperti zinc oxide atau titanium dioxide yang menciptakan lapisan fisik di menghadapi kulit.

Sunscreen atau Sunblock?

Dalam menentukan apakah memilih sunscreen atau sunblock, sangat tergantung pada preferensi lalu keinginan setiap orang. Sunscreen yang digunakan biasanya hadir pada bentuk krim, lotion, atau gel, lebih banyak sederhana meresap ke di lapisan kulit juga banyak memberikan tampilan yang digunakan lebih banyak ringan. Sementara itu, sunblock, yang mana cenderung lebih tinggi tebal dan juga kemungkinan besar meninggalkan lapisan putih dalam kulit, memberikan pemeliharaan fisik yang digunakan kuat.

Dikutip dari Forbes, sunblock lebih banyak direkomendasikan bagi mereka yang tersebut memiliki epidermis sensitif atau rentan terhadap kesulitan epidermis tertentu. Kandungan mineral di dalam sunblock cenderung lebih tinggi cocok untuk epidermis sensitif, dikarenakan tiada menyebabkan iritasi atau alergi seperti beberapa materi kimia yang tersebut ditemukan pada sunscreen.

Namun, pilihan antara sunscreen lalu sunblock juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas serta keperluan epidermis individu. Saat berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan, sebagian penduduk mungkin saja lebih tinggi memilih sunscreen yang ringan dan juga sederhana menyerap. Sementara pendatang lain kemungkinan besar memilih sunblock untuk proteksi yang mana tambahan intensif.

Cara Pengaplikasian Sunscreen serta Sunblock

Penggunaan sunscreen kemudian sunblock sebaiknya bermetamorfosis menjadi bagian dari rutinitas perawatan lapisan kulit harian. Dilansir dari Baylor Scott & White Health, pengaplikasian sunscreen atau sunblock direalisasikan setidaknya 15 hingga 30 menit sebelum terpapar sinar matahari. Hal ini memberikan waktu bagi komoditas yang dimaksud untuk meresap ke di dermis serta memberikan pengamanan optimal.

Selain itu, jumlah total yang tepat yang tersebut harus digunakan adalah sekitar satu ons atau setara dengan satu sendok makan, untuk melindungi seluruh tubuh. Pengaplikasian ulang juga penting, khususnya pasca berenang, berkeringat, atau setiap dua jam sekali.

Dalam pemanfaatan ulang, jangan lupa untuk mencakup area yang digunakan kerap terlewat, seperti leher, belakang leher, dan juga telinga. Dikutip dari Verywell Health, komoditas sunscreen atau sunblock yang baik adalah yang digunakan ber-SPF (Sun Protection Factor) minimal 30. Hal ini dapat memberikan pemeliharaan yang mana baik terhadap sinar UVB . Untuk melindungi dari sinar UVA, pastikan komoditas yang disebutkan juga mempunyai label “Broad Spectrum”.

Lindungi Kulit dari Sinar Matahari juga Pencemaran Atmosfer dengan Cara Berikut

Artikel ini disadur dari Jangan Salah, Ini Perbedaan Sunscreen dan Sunblock

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *