Internasional

Gedung Putih belum terima tanggapan kelompok Hamas tentang usulan gencatan senjata

12
×

Gedung Putih belum terima tanggapan kelompok Hamas tentang usulan gencatan senjata

Sebarkan artikel ini
Gedung Putih belum terima tanggapan kelompok gerakan Hamas tentang usulan gencatan senjata

Washington – Amerika Serikat dan juga para mediator belum menerima tanggapan resmi dari organisasi Hamas mengenai usulan terbaru persoalan gencatan senjata ke Gaza, kata Penasehat Komunikasi Security Nasional Gedung Putih John Kirby, Kamis.

"Belum," kata Kirby pada konferensi pers ketika ditanya apakah Negeri Paman Sam atau salah satu mediator telah lama mendengar tanggapan resmi dari organisasi Hamas mengenai proposal tersebut.

Usulan yang dimaksud dilaporkan mencakup gencatan senjata selama 40 hari juga pembebasan ribuan tahanan Palestina dengan ganti pembebasan sandera Israel.

Awal Menteri tanah Israel Benjamin Netanyahu telah terjadi berjanji untuk menolak perjanjian gencatan senjata apa pun dengan gerakan Hamas apabila kelompok yang dimaksud terus bersikeras menginginkan penghentian serangan di Jalur Gaza, lapor media tanah Israel Walla! yang digunakan mengutip pejabat senior Negeri Paman Sam juga Israel.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken pada Rabu mendesak kelompok kelompok Hamas untuk menerima usulan kesepakatan gencatan senjata dengan Israel.

Dia tiba dalam negara Israel pada Selasa setelahnya mengunjungi Arab Saudi juga Yordania pada rangkaian perjalanan dinas untuk melakukan pembicaraan guna mewujudkan gencatan senjata di dalam Gaza.

Blinken, ketika berbincang dengan keluarga dari warga negeri Israel yang disandera di dalam Gaza, memaparkan "Ada usulan sangat kuat pada waktu ini. kelompok Hamas harus mengungkapkan iya".

Perbincangan itu dilaksanakan seusai perjumpaan Menlu dengan Presiden tanah Israel Isaac Herzog.

Blinken juga menegaskan untuk para keluarga bahwa pemerintah Amerika Serikat "tidak akan berhenti sampai semua pemukim kembali ke rumah".

Hamas, yang diyakini menyandera hampir 130 pemukim Israel, menuntut diakhirinya serangan negeri Israel di Kawasan Gaza sebagai imbalan berhadapan dengan kesepakatan penyanderaan dengan Tel Aviv.

Kesepakatan sebelumnya pada November setelah itu mencakup pembebasan 81 warga negara Israel dan juga 24 warga asing yang mana ditukar dengan dipulangkannya 240 warga Palestina, diantaranya 71 perempuan juga 169 anak.

negara Israel telah dilakukan melancarkan serangan tanpa henti pada Daerah Gaza sejak serangan lintas batas dijalankan kelompok Hamas pada 7 Oktober yang digunakan menewaskan sekitar 1.200 orang.

Hingga pada waktu ini, sedikitnya 34.500 warga Palestina sudah terbunuh, sebagian besar perempuan dan juga anak-anak, kemudian ribuan lainnya terluka akibat kehancuran massal kemudian kekurangan keperluan pokok.

Lebih dari enam bulan setelahnya konflik Israel, sebagian besar wilayah Daerah Gaza hancur, sehingga menyebabkan 85 persen penduduk wilayah kantong itu mengungsi pada sedang blokade makanan, air bersih, lalu obat-obatan, demikian keterang PBB.

negara Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional.

Keputusan sementara pada Januari memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida itu dan juga menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan untuk warga sipil di dalam Gaza.

Sumber: Sputnik-Anadolu

 

Artikel ini disadur dari Gedung Putih belum terima tanggapan Hamas soal usulan gencatan senjata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *