Berita

Aliansi Kebangsaan Berharap Kabinet Baru Berbasis Kompetensi Keahlian

13
×

Aliansi Kebangsaan Berharap Kabinet Baru Berbasis Kompetensi Keahlian

Sebarkan artikel ini
Aliansi Kebangsaan Berharap Kabinet Baru Berbasis Kompetensi Keahlian

JAKARTA – Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo mengatakan, pembentukan kabinet pada pemerintahan baru periode 2024-2029 diharapkan dapat berbasis kompetensi yang tersebut lebih besar mengutamakan keahlian/kemampuan profesional (zaken kabinet). Hal itu diwujudkan agar mampu menguatkan fondasi perubahan fundamental Indonesia menuju Tanah Air Emas 2045.

“Untuk menguatkan fondasi dapat diterapkan tiga area inovasi yaitu perubahan sosial, perubahan struktural ekonomi, serta perubahan fundamental tata kelola. Sudah sepatutnya kabinet Prabowo memberikan perhatian sungguh-sungguh terhadap kemungkinan tantangan serta potensi yang dimaksud muncul akibat bervariasi inovasi dunia,” ujar Pontjo di FGD bertema “Kabinet yang tersebut Representatif serta Profesional”, hari terakhir pekan (17/5/2024).

Pontjo menuturkan salah satu inovasi planet yang tersebut harus sungguh-sungguh mendapat perhatian pemerintahan baru nanti adalah meningkatnya persaingan pemanfaatan sumber daya alam (SDA).

Perkembangan ini menuntut perbaikan pengelolaan kekayaan SDA yang selama ini bercorak “resource base” lalu bersifat ekstraktif menuju pengelolaan dengan peningkatan pemanfaatan sains, teknologi, juga inovasi.

“Upaya ini akan berkontribusi juga di menyokong percepatan tranformasi sektor ekonomi Indonesi dari yang dimaksud selama ini berbasis SDA (resource based economy) menuju kegiatan ekonomi berbasis sains dan juga teknologi (knowledge based economy),” kata Pontjo.

Model perekonomian berbasis pengetahuan penting terus diupayakan lantaran dapat menstimulasi kreativitas di penerapan sains kemudian teknologi untuk meningkatkan peningkatan ekonomi. Dengan kapasitas sains juga teknologi, kekayaan juga lingkungan alam dapat didayagunakan untuk meningkatkan kesejahteraan lalu kualitas hidup suatu bangsa.

“Negara-negara yang sudah menjalankan kegiatan ekonomi berbasis pengetahuan seperti negara-negara Eropa pada umumnya kemudian beberapa negara Asia seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan juga Taiwan ternyata tambahan mampu menyejahterakan rakyatnya daripada negara-negara yang tersebut semata-mata bersandar pada kekayaan SDA,” ungkapnya.

Menurut Pontjo, belajar dari pengalaman sukses negara-negara yang disebutkan telah seharusnya Tanah Air terus berupaya mentransformasikan diri dari perekonomian berbasis ekstraktif, pertanian tradisional, lalu manufaktur konvensional menuju kegiatan ekonomi berbasis sains lalu teknologi (knowledge based economy).

Inilah salah satu harapan besar yang mana diperlukan dititipkan untuk kabinet baru nanti. Selanjutnya yang juga harus berubah menjadi perhatian pemerintahan baru nanti secara sungguh-sungguh adalah pembaharuan geopolitik dunia.

“Dinamika geopolitik global ke depan akan berubah jadi tantangan bagi setiap negara tak terkecuali Indonesia. Perkembangan geopolitik dapat berdampak terhadap beraneka sektor keberadaan juga tatanan global. Ketidakstabilan geopolitik dapat mengakibatkan bervariasi krisis utamanya krisis pangan dan juga energi yang digunakan selanjutnya membuat ketidakpastian geoekonomi pada tingkat global,” ujar Pontjo.

Artikel ini disadur dari Aliansi Kebangsaan Berharap Kabinet Baru Berbasis Kompetensi Keahlian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *