Kesehatan

Asia Tenggara Dilanda Panas Ekstrem, Hal ini Tips Jaga Kulit Tetap Optimal

23
×

Asia Tenggara Dilanda Panas Ekstrem, Hal ini Tips Jaga Kulit Tetap Optimal

Sebarkan artikel ini
Asia Tenggara Dilanda Panas Ekstrem, Hal ini Tips Jaga Kulit Tetap Optimal

JAKARTA – Cuaca panas ekstrem belakangan ini melanda kawasan Asia Tenggara. Meski cuaca panas ke Indonesi disebut-sebut bukan separah negara tetangga, namun rakyat diimbau mulai ‘aware’.

Salah satunya mulai peduli terkait kesegaran juga proteksi lapisan kulit tubuh. Pasalnya, paparan sinar matahari yang mana berlebih mampu memulai bervariasi kesulitan kesehatan dermis serta tubuh.

Dokter serta Beauty Influencer dr. Nadia Alaydrus mengatakan, cuaca yang digunakan sangat panas dapat menyebabkan lapisan kulit mendapatkan terlalu sejumlah paparan sinar UV yang tersebut menyebabkan peningkatan radikal bebas. Selain itu, menurutnya, terik matahari juga akan menciptakan lapisan kulit lebih lanjut ringan terbakar (sun burn).


Dokter Nadia memberikan beberapa tips untuk melindungi lapisan kulit dari paparan sinar UV selama cuaca panas ekstrem.

“Ada beberapa hal yang mana diperlukan diperhatikan. Pertama, pemilihan pakaian saat berkegiatan pada luar ruangan. Lebih baik menggunakan pakaian yang dimaksud punya proteksi dari sinar UV, juga sebaiknya pilih yang dimaksud berlengan panjang juga topi supaya epidermis terlindungi dari sinar matahari,” ujar dr. Nadia pada waktu diwawancara dalam Senayan City, Jakarta, Kamis (2/5/2024).

“Pakaian yang tersebut ideal untuk cuaca panas bisa jadi juga pakaian yang tersebut longgar, unsur yang ringan, dan juga berwarna terang,” lanjutnya.

Tips selanjutnya yakni dengan meningkatkan pemanfaatan pelembab dan juga tabir surya sesuai permintaan dan juga jenis kulit, juga perawatan dari dalam.

“Terakhir, perawatan juga dapat dijalankan dari pada dengan minum air yang mana cukup dan juga konsumsi makanan bernutrisi dengan gizi seimbang,” paparnya.

“Beberapa makanan yang dimaksud dianjurkan adalah makanan yang digunakan mengandung vitamin B juga vitamin E,” kata beliau lagi.


Tips lain yang disarankan dr. Nadia yakni dengan mengelak paparan segera sinar matahari, terlebih dalam waktu-waktu tertentu di mana sinar matahari sedang terik-teriknya.

“Sinar matahari yang digunakan paling terik adalah sekitar jam 11 pagi hingga jam 3 sore. Nah, sebisa mungkin saja pada waktu yang disebutkan menjauhi paparan sinar matahari langsung,” imbau dr. Nadia.

“Balik lagi, kalau memang benar mempunyai aktivitas yang harus dijalankan pada luar ruangan pada jam tersebut, usahakan untuk mengenakan pakaian yang tersebut melindungi kulit,” pungkasnya.

Artikel ini disadur dari Asia Tenggara Dilanda Panas Ekstrem, Ini Tips Jaga Kulit Tetap Sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *