Berita

Cerita Audien Disabilitas Ikut UTBK 2024 di UI

14
×

Cerita Audien Disabilitas Ikut UTBK 2024 di UI

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Makhsun Intikhon adalah salah satu dari 120 calon pelajar disabilitas yang digunakan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer di Seleksi Nasional Berbasis Tes atau UTBK SNBT 2024 di Universitas Negara Indonesia (UI). Ia menceritakan pengalamannya mengikuti ujian yang disebutkan hari ini, pada pembukaan ke-3 di dalam Lab 1105 Fasilkom, Kampus UI Depok pada Kamis, 2 Mei 2024.

Makhsun mengaku, kali ini merupakan tahun keduanya mengikuti penyelenggaraan UTBK dalam UI. Dia merasa sangat terbantu dengan adanya para pendamping, petugas, maupun infrastruktur lainnya yang mana telah terjadi disediakan oleh UI. 

“Saya bersyukur, sekalipun persoalan ujian terasa sulit khususnya Matematika lalu Bahasa Inggris, tetapi saya dapat mengerjakannya dengan lancar,” kata Makhsun di pernyataan tertoreh Humas UI, Kamis.

Peserta UTBK jika SLB-A Pembina Derajat Nasional (SLB-A PTN) DKI Jakarta ini menjelaskan, selain prasarana yang tersebut menunjang, tim yang disiapkan oleh pihak kampus sigap membantunya.

Cara partisipan disabilitas belajar untuk UTBK SNBT 

Jauh sebelum penyelenggaraan UTBK tahun ini berlangsung, Makhsun telah dilakukan melakukan bervariasi persiapan. Salah satunya dengan membeli buku latihan soal.

Melalui buku yang dimaksud dibantu bacakan oleh ibunya tersebut, ia belajar mengerti persoalan juga berlatih menjawab soal. Dari latihan ini, ia dapat mengukur kemampuannya serta mengevaluasi, khususnya pada perihal yang masih sulit dijawab.

Selain buku, Makhsun belajar melalui internet. Menurut dia, mendengarkan penjelasan dari berubah-ubah video pembelajaran dapat membantunya untuk lebih tinggi mengerti suatu materi lalu menjawab soal-soal ujian.

Keterbatasan tak jadi penghalang

Meski mempunyai keterbatasan pada penglihatan sejak kecil, hal ini tiada menghalangi Makhsun untuk terus menuntut ilmu serta meraih cita-citanya. Jangan pernah berputus asa serta lelah menuntut ilmu, juga terus berkarya merupakan pesannya terhadap kontestan lain.

“Saya cuma menyampaikan sedikit bagi teman-teman semua, teristimewa penyandang disabilitas, yang tersebut ketika ini kemungkinan besar sedang berjuang juga untuk melanjutkan pendidikannya ataupun yang digunakan sedang menjalani pendidikan, permanen semangat lalu selalu optimis,” kata Makhsun.

Adapun jumlah keseluruhan keseluruhan partisipan difabel yang mana mengikuti ujian UTBK-SNBT dalam UI pada tahun ini mengalami peningkatan berbeda dengan tahun lalu. Pada tahun ini, jumlahnya 120 orang, meningkat 43 penduduk melebihi tahun 2023 yang tersebut jumlahnya 77 peserta.

Sebanyak 120 kontestan difabel UTBK di dalam UI 2024 terdiri berhadapan dengan 10 kontestan tunanetra, 109 partisipan tunadaksa, lalu satu kontestan tunanetra tunadaksa pada penyelenggaraan UTBK hari kedua.

Kepala Biro Humas dan juga Keterbukaan Data Publik, Amelita Lusia, mengatakan, UI telah terjadi menyiapkan beragam sarana khusus bagi para partisipan difabel, teristimewa untuk partisipan tunanetra. “Masih identik seperti tahun sebelumnya, UI telah lama menyediakan program Non Visual Desktop Access (NVDA) yang merupakan software atau perangkat lunak pembaca yang digunakan membantu partisipan tunanetra untuk menggunakan komputer dan juga mendengarkan masalah ujian,” ujarnya.

Sementara itu, terdapat satu pendamping serta satu teknisi ruangan dalam di ruang ujian yang dimaksud siap membantu para kontestan difabel tunanetra apabila mengalami kendala selama pengerjaan. Mereka juga akan mendampingi para partisipan difabel tunanetra jikalau kontestan mempunyai keinginan untuk pergi dari ruangan, seperti ke toilet atau membutuhkan sarana kesehatan. 

Artikel ini disadur dari Cerita Peserta Disabilitas Ikut UTBK 2024 di UI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *