Berita

Mantan Penyidik Bilang Siapa Saja Bisa Daftar Capim KPK

8
×

Mantan Penyidik Bilang Siapa Saja Bisa Daftar Capim KPK

Sebarkan artikel ini
Mantan Penyidik Bilang Siapa Saja Bisa Daftar Capim KPK

JAKARTA – Periode pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mana diisi Nawawi Pomolango dkk akan berakhir tahun ini. otoritas pun telah terjadi menyiapkan panitia seleksi (pansel) calon pimpinan (capim) lembaga Antirasuah tersebut.

Kabarnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto yang digunakan juga pernah mengisi tempat Direktur Penindakan KPK ingin bergabung daftar sebagai calon Pimpinan KPK. Terkait kabar tersebut, mantan Penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menyatakan, siapa semata sanggup boleh mendaftarkan diri.

Berdasarkan UU, bukan ada batasan latar belakang, baik Polri, Kejaksaan, akademisi, maupun profesional. Namun, Yudi enggan berspekulasi lebih lanjut terpencil terkait layak atau tidaknya Karyoto forward sebagai capim KPK.

“Ya kita lihat aja nanti. Daftar atau enggak beliau (Irjen Karyoto). Siapa pun sanggup untuk bermetamorfosis menjadi Capim KPK sesuai persyaratan administratif pada UU Nomor 19/2019,” kata Yudi untuk wartawan, hari terakhir pekan (10/5/2024).

Yudi menyebutkan, poin utama pihak yang akan diseleksi 2024 ini harus jarak jauh lebih tinggi baik dari pimpinan sebelumnya. Menurutnya, capim KPK harus memiliki rekam jejak yang tersebut baik juga berintegritas, dan juga tidak ada menciptakan kontroversial di mengatur Komisi Antirasuah tersebut.

“Yang penting sebenarnya adalah Pimpinan KPK kedepan harus berintegritas, tidak ada mempunyai permasalahan etik pada masa berikutnya serta tidak pembawa kesulitan di KPK kelak,” ujarnya.

Yudi melanjutkan, nilai integritas harus telah dari nama-nama Pansel Capim KPK sekarang. Menurutnya, jikalau Pansel Capim KPK reputasinya bagus, berintegritas, lalu rekam jejaknya baik, hingga tak memproduksi hambatan atau kontroversi, tentu harapan pemberantasan korupsi pada Negara Indonesia ke depan terlihat cerah.

Ia melanjutkan, jikalau Pansel Capim KPK dianggap khalayak baik tentu animo komunitas akan berbondong-bondong mengambil bagian untuk mendaftar, baik kalangan akademisi, tokoh nasional, kemudian lain sebagainya. Tapi kalau Pansel Capim KPK tidak ada berintegritas, dikhawatirkan penduduk juga tidak ada akan mau mendaftar.

“Karena nanti berjalan menduga setingan, telah ada yang mana dipilih, sudah ada ada calonnya. Jadi calon Pansel Capim KPK harus rekam jejak baik, mau mendengar rakyat sehingga kita harap antusias orang-orang untuk progresif Pimpinan KPK tidak hanya sekali cari kerja, tapi juga memperbaiki KPK sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat pada pemberantasan korupsi ke bawah KPK,” ucapnya.

“Namun, kalau ternyata nanti justru pansel mendapat ketahanan dari masyarakat, tentu harapan pemberantasan korupsi akan menurunkan drastis,” sambungnya.

Lebih lanjut, Yudi juga mengingatkan Pansel Capim KPK harus berkaca pada tahapan yang digunakan terjadi periode Firli Bahuri serta kawan-kawan. Yudi menegaskan, Pansel Capim KPK harus teliti serta jeli mengawasi nama-nama akan datang calon Pimpinan KPK yang tersebut mendaftar.

Bahkan, jangan segan untuk mendiskualifikasi apabila nama yang dimaksud diketahui memiliki rekam jejak buruk. “Yang paling penting pansel ini bener-bener harus berkaca dari yang digunakan lalu. Ada sedikit permasalahan dari Capim KPK, mau itu etik bahkan juga kontroversi, telah coret aja,” pungkasnya.

Artikel ini disadur dari Mantan Penyidik Bilang Siapa Saja Bisa Daftar Capim KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *