Berita

Politikus PDIP Berharap Prabowo Tak Menjadi Pemimpin Antikritik

12
×

Politikus PDIP Berharap Prabowo Tak Menjadi Pemimpin Antikritik

Sebarkan artikel ini
Politikus PDIP Berharap Prabowo Tak Menjadi Pemimpin Antikritik

JAKARTA – Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah berharap Presiden Terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto tak menjadi pemimpin yang digunakan antikritik ketika mengatur nantinya. Ia juga berharap, para pihak yang tersebut tak ingin bekerja serupa dengan Prabowo tak dianggap sebagai pengganggu.

Pernyataan itu sekaligus merespons Prabowo yang mana menyatakan akan datang berjuang bersatu pihak yang tersebut mau diajak bekerja sama. Jika ada pihak yang tak ingin diajak kerja sama, ia memohon bukan mengganggunya.

“Saya juga berharap Pak Prabowo tidaklah berubah menjadi pemimpin yang mana antikritik serta tidak ada menganggap pihak-pihak yang tersebut bukan bergabung di pemerintahannya dan juga pihak-pihak yang tersebut mengkritiknya sebagai pengganggu,” kata Basarah di keterangannya, Hari Jumat (10/5/2024).

Basarah mengingatkan bahwa sistem demokrasi Indonesi yakni memberikan hak berdaulat bagi rakyat Indonesi untuk mengawasi jalannya kekuasaan kebijakan pemerintah negara. Hal itu sebagaimana diatur di konstitusi yang mana diwariskan oleh para pendiri bangsa.

“Agar berlangsung checks and balances juga tak bermetamorfosis menjadi negara yang digunakan otoritarian dikarenakan demokrasi Pancasila yang mana mengajarkan keseimbangan urusan politik adalah pilihan terbaik bagi bangsa Indonesia,” ujar Basarah.

Sebelumnya, Prabowo akan segera berjuang bersatu pihak yang mana mau diajak bekerja sama. Jika ada pihak yang mana tak ingin diajak kerja sebanding diminta tak mengganggunya.

Hal itu disampaikan Prabowo pada waktu memberikan sambutan pada Rapat Kesepahaman Nasional (Rakornas) Partai Amanat Nasional (PAN) ke Ibukota Selatan, Kamis (9/5/2024). Prabowo menyinggung ada khalayak yang digunakan baik juga tak baik dalam seluruh organisasi.

Atas dasar itu, beliau mengkaji agar pemukim yang tersebut baik mampu diajak kerja sama. Negara Indonesia bukan sanggup dibendung, kecuali para elite tiada mau kerja sama. “Dia mempersilakan para pihak yang digunakan tak mau bekerja sebanding untuk memerhatikan dirinya bekerja. Hanya saja, ia meminta-minta agar para pihak yang dimaksud tak ingin bekerja mirip tak mengganggu. “Kalau ada yang mana mau nonton di pinggir jalan, silakan jadi penonton yang digunakan baik. Tapi, kalau sudah ada tidaklah mau diajak kerja serupa ya jangan mengganggu,” tegasnya.

“Orang lagi pada mau kerja kok. Kita mau kerja, kita mau kerja, kita mau amankan kekayaan bangsa Indonesia, kita mau hilangkan kelaparan. Tidak boleh ada khalayak Indonesi yang tersebut lapar, bukan boleh ada anak-anak yang dimaksud menangis oleh sebab itu tidaklah makan. Tidak boleh,” ucapnya.

Artikel ini disadur dari Politikus PDIP Berharap Prabowo Tak Menjadi Pemimpin Antikritik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *