Berita

Singgung Joe Biden, Dubes Zuhair: Semoga Akui Palestina Jadi Negara

15
×

Singgung Joe Biden, Dubes Zuhair: Semoga Akui Palestina Jadi Negara

Sebarkan artikel ini
Singgung Joe Biden, Dubes Zuhair: Semoga Akui Palestina Jadi Negara

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengaku menyesal sudah mengirim dukungan senjata ke Israel. Bahkan Negeri Paman Sam kata Biden juga akan menghentikan dukungannya apabila tanah Israel masih melakukan serangan ke Rafah, Kawasan Gaza Selatan, Palestina.

Menanggapi hal tersebut, Dubes Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun mengatakan, dirinya belaka akan mempercayai ucapan itu dengan segera dilaksanakan dengan tindakan.

“Amerika jikalau Anda siap untuk mengejutkan dukungan apa pun dapat segera bertindak,” kata Zuhair
dalam rangka Peringatan ke-76 Al Nakba juga paparan situasi terkini di dalam Palestina, di dalam Kedutaan Besar Palestina, Menteng, Ibukota Indonesia Pusat, Hari Jumat (10/5/2024).

Lebih lanjut, Palestina, kata Zuhair akan lebih banyak mempercayai ucapan Joe Biden jikalau dapat mengirimkan pasukannya untuk menolong Gaza. Serta mengakui Palestina sebagai negara secara utuh.

“Semoga Biden mengirimkan Angkatan Laut lalu Angkatan Daratnya untuk menyelamatkan Palestina kemudian menerima negara Palestina sebagai anggota negara lalu jikalau ia akan melakukan hal tersebut, saya setuju dan juga sependapat dengannya,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, beliau menceritakan status Palestina sejak 30 tahun tak lama kemudian hingga kepemimpinan Benjamin Netanyahu tidak ada pernah berubah. Dimana wilayah Palestina terus menerus dihancurkan serta dijajah oleh Israel.

“Tidak ada pembaharuan serta masih berkonflik. Tidak ada pembaharuan oleh sebab itu merek tidaklah percaya perlunya pengungsian lalu tidak ada ada penduduk Palestina yang mana diperlukan tinggal dalam Gaza, saya kira ini adalah contoh penting,” ucapnya.

Sejak negara Israel menyerang Palestina sejak 7 Oktober lalu, lanjutnya seluruh wilayah Wilayah Gaza sudah dihancurkan sepenuhnya. Bahkan Rakyat Palestina telah terjadi dipaksa untuk pergi dari bagian selatan Gaza, Rafah. Sehingga Palestina hanya sekali mengandalkan perbatasan dari Mesir untuk mendapatkan bantuan kemanusiaan, ramuan serta lain-lain.

“Mereka menyingkirkan Palestina dari sana serta yang ada adalah tanah Palestina. Apa artinya? Hal ini adalah penjajahan nyata, tidaklah ada area yang dimaksud aman,” ucapnya.

Dengan demikian, beliau berharap agar warga Palestina dapat hidup sebagaimana semua pemukim hidup ke mana-mana. Karena mereka miliki hak sesuai dengan hukum lalu peraturan internasional dan juga bukan menuntut sesuatu yang mana lebih banyak dari yang mana diharapkan.

“Semua warga wajib hidup di kondisi yang baik, warga Palestina, mereka sedang berjuang. kita wajib mengakhiri konflik ini dan juga meraih perdamaian,” tutupnya.

Artikel ini disadur dari Singgung Joe Biden, Dubes Zuhair: Semoga Akui Palestina Jadi Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *