Otomotif

Begini Cara TMMIN Dorong Pembangunan Keterampilan SDM Logistik

12
×

Begini Cara TMMIN Dorong Pembangunan Keterampilan SDM Logistik

Sebarkan artikel ini
Begini Cara TMMIN Dorong Pembangunan Keterampilan SDM Logistik

JAKARTA – Kegiatan “Logistic Skill Contest” yang ke-13 jadi upaya PT Toyota Motor Manufacturing Tanah Air (TMMIN) untuk mengembangkan Narasumber Daya Orang (SDM) melalui peningkatan keterampilan khusus dengan dengan rantai pasok.

”Ini jadi wadah bagi seluruh pelaku di rantai pasok logistik untuk mengakselerasi kemampuan di menghadapi beraneka tantangan yang mana dihadapi oleh sektor otomotif kemudian logistik,” beber Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto.

Logistic Skill Contest dirancang untuk para operator logistik salah satunya driver dengan melibatkan hampir 30 rekanan yang dimaksud menggalang produksi kendaraan ke pada negeri.

“Ini sudah ada ada sejak 2010. TMMIN berupaya mengembangkan kompetensi rekanan logistik kemudian driver sebagai pilar penting di meningkatkan efisiensi serta melindungi keselamatan,” tambah Nanda.

Ftujuannya selain meyakinkan sistem operasi efisien, juga aman. “Kecelakaan atau insiden pada perjalanan dapat menghambat tahapan produksi lalu miliki efek domino yang digunakan merugikan berbagai pihak lalu pelaku bisnis. Termasuk untuk kepuasan konsumen,” ungkap Nanda lagi.

Fungsi Vital

Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam mengatakan, peran operator driver kursial sebagai tulang punggung distribusi barang lalu jasa. “Sehingga dapat meningkatkan produktivitas juga keamanan pada keseluruhan operasi bidang dan juga rantai pasok,” ungkap Bob.

Ia menambahkan, selain sertifikasi driver yang tersebut bersifat umum, adopsi keterampilan khusus kemudian baru dapat berubah menjadi masukan penting bagi pemerintahan Indonesi khususnya untuk pengembangan sertifikasi logistik skala nasional.

“Inisiatif ini bertujuan untuk mengembangkan core / unique skill yang digunakan relevan dengan permintaan lapangan usaha pada masa mendatang,” ungkap Bob. Kegiatan Skill Contest terbukti jadi katalis di peningkatan kompetensi para driver di menyimpan aspek keselamaan. Buktinya, ada penurunan total perkara kecelakaan kemudian insiden sebesar 90% dari 2010 hingga 2023,” imbuh Bob lagi.

Hingga tahun 2023, telah dilakukan terjalin kolaborasi dengan hampir 30 rekanan logistik yang mana membantu operasi produksi kendaraan TMMIN di dalam pada negeri.

Jaringan yang dimaksud menopang operasional sehari-hari yang dimaksud melibatkan lebih banyak dari 1,100 karyawan di serangkaian distribusi. Pada 2023, ada 28 warga kategori master trainer yang dimaksud tergabung pada rantai pasok logistikToyota.

Artikel ini disadur dari Begini Cara TMMIN Dorong Pengembangan Keterampilan SDM Logistik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *