Otomotif

Tips Merawat Roller Motor Matic agar Tarikan Gas Enteng

11
×

Tips Merawat Roller Motor Matic agar Tarikan Gas Enteng

Sebarkan artikel ini
Tips Merawat Roller Motor Matic agar Tarikan Gas Enteng

JAKARTA – Roller adalah salah satu komponen penting pada sistem transmisi otomatis pada motor. Untuk itu penting mengetahui tips merawat roller motor matic agar awet serta performa kendaraan maksimal.

Jika roller motor matic aus atau bentuknya tiada normal, dapat dipastikan tarikan gas akan berat, laju motor juga bukan akan kencang, juga konsumsi material bakar boros.

Dilansir dari Wahana Honda, Rabu (23/4/2024), ada tiga bagian dalam di sistem Continuously Variable Transmission (CVT) motor matic, yakni drive belt, pulley primer, pulley sekunder.

Komponen pulley primer terhubung dengan mesin. Sementara roller pada CVT dalam motor matic berfungsi untuk memberikan tekanan pada pulley agar dapat bergerak. Puller juga berhubungan dengan roda belakang. Baik pulley sekunder maupun primer mempunyai diameter yang dapat berubah. Perubahan ini berjalan berkat roller yang bekerja.

Di di lokasi ini fungsi utama roller motor matic adalah memudahkan pergerakan variator. Yaitu, komponen yang dimaksud bekerja pada proses pergerakan motor. Agar variator dapat bekerja menggerakan motor, maka kondisi roller harus bulat.

Tips merawat roller motor matic

1. Gaya berkendara

Langkah pertama merawat roller motor matic adalah dengan gaya berkendara yang digunakan baik. Kuncinya pada waktu membuka gas atau berakselerasi lakukan secara halus serta jangan banyak disentak.

2. Cek situasi V Belt secara berkala

V belt yang tersebut retak akan memproduksi kinerja roller pada transmisi CVT tak maksimal. Umumnya V belt harus diganti pasca menempuh jarak 10.000 Km. Namun, bisa jadi jadi umurnya lebih tinggi pendek sehingga wajib pengecekan secara berkala. Intinya jikalau telah tiada layak segera ganti oleh sebab itu mampu putus di mana motor sedang berjalan kemudian mengakibatkan kecelakaan.

3. Ganti kampas kopling sebelum aus

Tips merawat roller motor matic selanjutnya adalah dengan mengganti kampas kopling sebelum tipis. Sebab, jikalau bukan diganti motor akan ngeden dan juga berisiko slip pada saat digunakan. Akibatnya, pemakaian komponen bakar berubah jadi boros.

4. Ganti oli transmisi secara berkala

Oli transmisi berfungsi melumasi semua komponen yang mana ada pada pada CVT, salah satunya roller. Idealnya oli transmisi diganti tiap pemakaian 8.000 km.

Terlepas dari gaya berkendara juga perawatan rutin yang mana dilakukan, umur roller motor matic biasanya berkisar 25.000-27.000 kilometer. Setelah pemakaian jarak tersebut, sebaiknya roller diganti, sebelum mengalami kerusakan. Sebab, kehancuran roller sanggup merembet ke komponen lainnya.

Artikel ini disadur dari Tips Merawat Roller Motor Matic agar Tarikan Gas Enteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *